Terdengar Sampai Toba! Dosen UHKBPN ‘Belajar’ Cara Jinakkan Sampah di Rumah Kelola Sampah Danau Siombak

rumahkelolasampah.id

rumahkelolasampah.id

  • Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

MEDAN – Ada yang tak biasa di kawasan Danau Siombak, Medan, pada Senin (15/06). Rombongan akademisi jauh-jauh datang bukan untuk sekadar pelesiran, melainkan untuk sebuah misi penting: "belajar" ilmu menjinakkan sampah.

Sebanyak 8 dosen lintas disiplin ilmu dari Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar (UHKBPN) turun langsung ke Rumah Kelola Sampah (RKS) Danau Siombak. Tergerak oleh kepedulian lingkungan, para pendidik ini ingin melihat langsung bagaimana hulu masalah sampah—yaitu perilaku manusia di rumah—bisa diselesaikan dengan metode edukasi yang apik dan sistematis di sisi hilir.

 

Dari lokasi RKS, para dosen disuguhi pemandangan nyata: gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun yang menjadi benteng terakhir persampahan Kota Medan. Sebuah tamparan visual yang mempertegas alasan mengapa sampah harus dipilah sejak dari rumah.

 

Bukan Soal Siapa Paling Pintar

 

Pengurus RKS Danau Siombak, Yudha Lesmana Pohan, menyambut hangat kehadiran para dosen. Dalam sambutannya, Yudha menekankan bahwa urusan sampah adalah kerja keroyokan, bukan ajang unjuk gigi.

 

"Kesadaran akan sampah bukan tentang siapa yang lebih hebat atau lebih pintar, tapi harus digerakkan bersama oleh seluruh pihak: stakeholder, pemerintah, masyarakat, hingga civitas akademisi," ujar Yudha.

 

Ia mengakui, mengedukasi pengelolaan sampah dari skala rumahan (hulu) memang kurang populer dan butuh kesabaran ekstra karena menyangkut perubahan perilaku manusia. Namun, inilah solusi yang paling tepat guna. RKS pun membuka pintu lebar-lebar bagi perguruan tinggi yang ingin berkolaborasi lewat riset dan inovasi teknologi.

 

Pantun Unik dan Misi untuk Danau Toba

 

Suasana formal seketika mencair dan menjadi fun saat Ketua Pusat Studi Kebijakan Publik dan Politik (Pustaka) UHKBPN, Rindu Erwin Marpaung, M.A.P., melontarkan pantun pembukanya yang jenaka:

 

"Ubur-ubur ikan lele, ajarkan kami lee..."

 

Aksi jenaka ini langsung memicu tawa, sekaligus menunjukkan antusiasme yang tinggi. Rindu berharap ilmu praktis dari RKS Siombak bisa segera "dilepaskan" di kampusnya. Secara geografis dan visi, mereka memiliki kemiripan: sama-sama berhadapan dengan ekosistem danau dan punya mimpi besar menjaga kebersihan destinasi wisata, termasuk kawasan super prioritas Danau Toba.

 

Bongkar Rahasia: Ini Dia 5 Jurus Kelola Sampah ala RKS

 

Secara bergantian, para "pendekar" lingkungan RKS—Hasan, Frida, Rusli (Eli), Fauzi, Putri, dan Asty—membagikan formula rahasia mereka. Prinsipnya sederhana: alam bisa mengurai dirinya sendiri, manusialah yang kerap mengotorinya.

 

Berikut adalah 5 metode praktis skala rumahan yang siap diadopsi:

Jenis Sampah/ Limbah

Metode Pengolahan

Sisa Sayuran Dapur
(Bayam, Kangkung, Kol)

Diolah jadi kompos dengan Metode Takakura (pakai keranjang, kardus bekas, dan bantalan sekam) atau disulap jadi Pupuk Organik Cair (POC) untuk sisa sayur yang basah.

Kulit Buah

Difermentasi menjadi Eco-enzyme menggunakan wadah tertutup dengan rumus perbandingan volume yang pas (kulit buah, air, udara), plus sentuhan cairan glukosa.

Sampah Kebun
(daun kering dan ranting)

Menggunakan Komposter Aerob dari tong air bekas yang dimodifikasi dengan pipa berlubang. Hasilnya? Bebas bau dan bebas lalat!

Air Limbah Rumah Tangga
(air sisa cuci pakaian, piring, mandi)

Disaring lewat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) mandiri dengan media ijuk, saringan akuarium, batu zeolit, arang aktif, dan pasir silika. Airnya jernih kembali dan siap untuk menyiram tanaman.

Sampah Anorganik Bernilai
(botol plastik, kaleng, kardus bekas)

Dikelola secara profesional melalui Sistem Bank Sampah yang terstruktur agar bernilai ekonomis.

 


Tak hanya itu, RKS juga memamerkan integrasi teknologi ramah lingkungan lainnya, seperti budidaya maggot untuk sampah organik, penggunaan panel surya untuk hemat energi, hingga pengaplikasiannya pada budidaya tanaman hidroponik.

Tentang Rumah Kelola Sampah (RKS):

 

Rumah Kelola Sampah adalah pusat edukasi dan penerapan pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat. RKS berfokus pada pengurangan sampah langsung dari sumbernya (skala rumah tangga) demi mewujudkan kelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

 

  • Tags :
  • RUMAH KELOLA SAMPAH