<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>Rumah Kelola Sampah</title>
                <atom:link href="https://rumahkelolasampah.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://rumahkelolasampah.id/</link>
                <description>Update Informasi berita peristiwa terkini daerah Jawa Timur dan sekitarnya</description>
                <lastBuildDate>Tue, 12 May 2026 20:34:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://rumahkelolasampah.id/</generator>
                <image>
                    <url>https://rumahkelolasampah.id/po-content/uploads/logo/logo-rks.png</url>
                    <title>Rumah Kelola Sampah</title>
                    <link>https://rumahkelolasampah.id/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Rumah Kelola Sampah Sapa Sekolah SD Terapung Belawan]]></title>
                    <link>https://rumahkelolasampah.id/artikel-6-rumah-kelola-sampah-sapa-sekolah-sd-terapung-belawan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://rumahkelolasampah.id/artikel-6-rumah-kelola-sampah-sapa-sekolah-sd-terapung-belawan</guid>
                    <pubDate>Tue, 12 May 2026 20:34:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Rumah Kelola Sampah (RKS) yang didukung oleh PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) mulai menyisir dan menyasar edukasi pengelolaan sampah sejak dini di pesisir]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>Rumah Kelola Sampah (RKS) yang didukung oleh PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) mulai menyisir dan menyasar edukasi pengelolaan sampah sejak dini di pesisir Belawan, tepatnya di SD Negeri 068009 melalui Program RKS Sapa Sekolah pada Selasa, 12 Mei 2026.&nbsp;</p>
<p>Siswa/i diajak bermain sambil belajar tentang pentingnya memilah dan mengolah sampah melalui kegiatan yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan.</p>
<p>Kepala Sekolah, Atiqa Azizah, menyampaikan bahwa langkah ini cukup menarik, harapannya dapat membuka wawasan peserta didik menjadi calon pejuang lingkungan yang sadar tentang pentingnya mengelola sampah.</p>
<p>Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan RKS, Mustika Guna bahwa pesisir belawan ini dulu sangat kaya alamnya dan biodata laut cukup untuk menghidupi keluarga di pesisir, namun kini penuh dengan sampah yang ada di laut. Melalui RKS, beliau berharap bisa memotivasi siswa bahwa darimanapun asal kita, kita bisa menjadi apa saja yang kita inginkan selama ada niat yang kuat. Sama halnya dengan mengelola sampah, RKS hadir sebagai wadah agar metode kelola sampah dari rumah dapat diterapkan mulai dari memilah, memilih, serta mengolahnya menjadi hal yang bernilai.</p>
<p>Pada sesi edukasi, siswa mendapatkan tiga materi utama yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Materi pertama adalah edukasi pilah pilih sampah, di mana siswa dikenalkan jenis sampah organik, anorganik, B3, dan residu. Materi kedua yaitu pembuatan ecoenzym sebagai pemanfaatan limbah organik menjadi cairan ramah lingkungan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.<br />Materi ketiga berfokus pada daur ulang sampah anorganik melalui kegiatan praktik. Para siswa diajak membuat kerajinan tempat pensil dari botol plastik bekas. Kegiatan praktik ini bertujuan menumbuhkan kreativitas sekaligus menunjukkan bahwa sampah dapat memiliki nilai guna jika diolah dengan baik.</p>
<p>Agar suasana semakin menyenangkan, kegiatan juga dilengkapi dengan permainan edukatif seperti ular tangga dan engklek bertema pengolahan sampah. Melalui Program Sapa Sekolah, Rumah Kelola Sampah berharap kebiasaan memilah dan mengolah sampah dapat tertanam sejak dini sehingga lahir generasi yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.</p>
<p>Rumah Kelola Sampah : "Kelola Sampah Hari Ini - Selamatkan Masa Depan"</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://rumahkelolasampah.id/po-content/uploads/202605/img1687.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Rumah Kelola Sampah Sapa Sekolah SD Terapung Belawan]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Administrator]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[Study Tour]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Rumah Kelola Sampah Sapa Sekolah SD Hang Tuah 1 Belawan]]></title>
                    <link>https://rumahkelolasampah.id/artikel-5-rumah-kelola-sampah-sapa-sekolah-sd-hang-tuah-1-belawan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://rumahkelolasampah.id/artikel-5-rumah-kelola-sampah-sapa-sekolah-sd-hang-tuah-1-belawan</guid>
                    <pubDate>Mon, 04 May 2026 17:52:12 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Belawan, 30 April 2026 – Rumah Kelola Sampah menyelenggarakan kegiatan edukasi lingkungan bertajuk “Sapa Sekolah” di SD Hang Tuah 1 Belawan pada Kamis (30/4). “]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>Belawan, 30 April 2026 &ndash; Rumah Kelola Sampah menyelenggarakan kegiatan edukasi lingkungan bertajuk &ldquo;Sapa Sekolah&rdquo; di SD Hang Tuah 1 Belawan pada Kamis (30/4). &ldquo;Sapa Sekolah bisa&rdquo; diartikan sebagai "sadari sampah", kata "sapa" konotasinya ramah dan bersahabat, terkesan mengajak dan bukan menghakimi. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran kepada siswa sekolah dasar tentang pentingnya memilah dan mengolah sampah sejak dini melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.</p>
<p>Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Sekolah SD Hang Tuah 1 Belawan, Pujiati, yang menyampaikan apresiasi atas hadirnya program edukasi lingkungan bagi para siswa SD Hang Tuah 1 Belawan. Dalam kesempatan yang sama, Vice President TJSL, Zulhendri, menekankan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini dikarenakan permasalahan sampah yang meningkat dari tahun ke tahun. Ia menekankan bahwa edukasi tidak bisa hanya sebatas imbauan, tetapi harus dipraktikkan langsung agar bisa menjadi kebiasaan sehari-hari.</p>
<p>Dalam kegiatan ini, siswa mendapatkan tiga materi utama yang disampaikan secara sederhana dan mudah dipahami, yaitu edukasi pilah pilih sampah, pembuatan eco-enzyme dari sampah organik, serta pengolahan dan daur ulang sampah anorganik. Materi disampaikan secara interaktif agar siswa dapat memahami bahwa sampah dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang bernilai.</p>
<p>Untuk memperkuat pemahaman, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif seperti ular tangga dan engklek bertema pengolahan sampah. Permainan ular tangga dan engklek dapat membantu meningkatkan motorik anak sambil belajar berhitung, serta menanamkan kepedulian dari alam bawah sadar anak-anak dengan visualisasi gambar. Melalui konsep belajar sambil bermain, siswa diajak memahami kebiasaan memilah sampah secara menyenangkan sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah diingat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Program Sapa Sekolah merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Rumah Kelola Sampah dalam memperluas edukasi pengelolaan sampah kepada generasi muda. Diharapkan kegiatan ini dapat membentuk kebiasaan positif sejak dini serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan peduli terhadap keberlanjutan. Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Dan langkah itu bisa dimulai hari ini, "Kelola Sampah Hari Ini, Selamatkan Masa Depan."</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://rumahkelolasampah.id/po-content/uploads/202605/whatsapp-image-2026-05-01-at-082602.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Rumah Kelola Sampah Sapa Sekolah SD Hang Tuah 1 Belawan]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Administrator]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[Study Tour]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kolaborasi Edukasi Lingkungan: Rumah Kelola Sampah Hadir bagi Mahasiswa Universitas Satya Bhinneka Medan]]></title>
                    <link>https://rumahkelolasampah.id/artikel-4-kolaborasi-edukasi-lingkungan-rumah-kelola-sampah-hadir-bagi-mahasiswa-universitas-satya-bhinneka-medan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://rumahkelolasampah.id/artikel-4-kolaborasi-edukasi-lingkungan-rumah-kelola-sampah-hadir-bagi-mahasiswa-universitas-satya-bhinneka-medan</guid>
                    <pubDate>Fri, 01 May 2026 15:25:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Rumah Kelola Sampah (RKS) menjadi sorotan utama dalam Kuliah Umum bertema Corporate Social Responsibility (CSR) yang diselenggarakan oleh Program Studi]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Rumah Kelola Sampah (RKS) menjadi sorotan utama dalam Kuliah Umum bertema <em>Corporate Social Responsibility</em> (CSR) yang diselenggarakan oleh Program Studi Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Satya Bhinneka Medan yang berlangsung pada Selasa (21/4) di Auditorium Bung Karno.</p>
<p style="text-align: left;">Kegiatan ini menekankan pentingnya pendidikan lingkungan berbasis praktik serta pengelolaan sampah berkelanjutan yang dapat diterapkan langsung oleh mahasiswa dan masyarakat.</p>
<p style="text-align: left;">Kuliah umum ini menghadirkan Finan Syaifullah, Senior Vice President Sekretariat Perusahaan Pelindo Multi Terminal, sebagai pembicara utama.&nbsp;Dalam sesi pemaparan, peserta diperkenalkan pada konsep pengelolaan sampah terintegrasi yang menjadi inti dari program Rumah Kelola Sampah. RKS hadir sebagai ruang belajar nyata yang menghubungkan dunia akademik dengan praktik lapangan, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori keberlanjutan, tetapi juga terlibat langsung dalam penerapannya.</p>
<p style="text-align: left;">&ldquo;CSR bukan sekadar kewajiban perusahaan, tetapi strategi berkelanjutan yang membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam membangun ekonomi yang inklusif dan ramah lingkungan. Rumah Kelola Sampah adalah bukti bahwa ketika perusahaan, akademisi, dan masyarakat bekerja bersama, perubahan nyata bisa terjadi,&rdquo; ujar Finan Syaifullah.</p>
<p style="text-align: left;">Melalui program ini, masyarakat dan mahasiswa diajak mempelajari proses pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, dimulai dari pemilahan sampah rumah tangga, pengolahan sampah organik menjadi kompos, hingga pemanfaatan hasil pengolahan untuk kegiatan produktif seperti hidroponik. RKS juga memperkenalkan penggunaan energi terbarukan melalui panel surya sebagai bagian dari ekosistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.</p>
<p style="text-align: left;">Pendekatan edukatif menjadi kekuatan utama Rumah Kelola Sampah. Program ini dirancang untuk menyederhanakan konsep keberlanjutan agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam pengembangan program ini. Mahasiswa didorong untuk turun langsung ke lapangan, berkolaborasi dengan masyarakat, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam bentuk aksi nyata. &nbsp;</p>
<p style="text-align: left;">Dengan pendekatan ini, Rumah Kelola Sampah diharapkan mampu menjadi model solusi berkelanjutan bagi pengelolaan sampah sekaligus pusat pembelajaran lingkungan bagi generasi muda.</p>
<p style="text-align: left;">Ke depan, Rumah Kelola Sampah diharapkan terus berkembang sebagai ruang kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam menciptakan perubahan perilaku, meningkatkan literasi lingkungan, serta mendorong lahirnya inovasi berbasis keberlanjutan. Program ini menjadi bukti bahwa edukasi pengelolaan sampah dapat menjadi langkah nyata menuju masyarakat yang lebih peduli lingkungan dan mandiri secara ekonomi.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://rumahkelolasampah.id/po-content/uploads/202605/img7448.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Kolaborasi Edukasi Lingkungan: Rumah Kelola Sampah Hadir bagi Mahasiswa Universitas Satya Bhinneka Medan]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Administrator]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[Pembicara]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Akselerasi Wisata Hijau: Rumah Kelola Sampah Bagikan Praktik Pengelolaan Sampah kepada ASPPI DPD Sumut]]></title>
                    <link>https://rumahkelolasampah.id/artikel-2-akselerasi-wisata-hijau-rumah-kelola-sampah-bagikan-praktik-pengelolaan-sampah-kepada-asppi-dpd-sumut</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://rumahkelolasampah.id/artikel-2-akselerasi-wisata-hijau-rumah-kelola-sampah-bagikan-praktik-pengelolaan-sampah-kepada-asppi-dpd-sumut</guid>
                    <pubDate>Fri, 10 Apr 2026 15:00:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Medan, April 2026 – Rumah Kelola Sampah (RKS) terus memperkuat perannya sebagai pusat edukasi lingkungan dengan menerima kunjungan dari Asosiasi Pelaku P]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>Medan, April 2026 &ndash; Rumah Kelola Sampah (RKS) terus memperkuat perannya sebagai pusat edukasi lingkungan dengan menerima kunjungan dari Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Sumatera Utara pada (07/04) di kawasan Taman Edukasi Siombak, Medan Marelan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pelaku pariwisata dengan upaya pelestarian lingkungan berbasis komunitas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan diawali dengan aksi penanaman mangrove oleh seluruh peserta sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian kawasan pesisir Danau Siombak, yang merupakan satu-satunya danau di Kota Medan. Setelah itu, rombongan melanjutkan agenda ke Rumah Kelola Sampah untuk mengikuti sesi edukasi pengelolaan lingkungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Acara dibuka dengan sambutan Ketua ASPPI DPD Sumut, Achmad Fauzi Lubis. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya menjaga lingkungan sebagai aset berharga bagi masyarakat dan generasi mendatang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&ldquo;Lingkungan yang kita miliki saat ini harus dijaga dengan baik. Danau Siombak merupakan aset alam yang penting bagi Kota Medan, sehingga perlu dimanfaatkan secara bijak dan dilestarikan bersama,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Mewakili pihak Kelurahan Paya Pasir, Desi mengungkapkan optimisme terhadap potensi wisata edukasi lingkungan di wilayahnya. Meski tantangan sampah kiriman dari pasang rob masih terjadi, ia meyakini kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan program tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sinergitas ini salah satunya diwujudkan melalui kunjungan yang menjadi sarana bagi peserta untuk melihat secara langsung proses pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, sekaligus membuka peluang kolaborasi antara sektor pariwisata dan program pelestarian lingkungan. Hal ini sejalan dengan tren pariwisata global yang kini mengarah pada konsep pariwisata berkelanjutan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam sesi edukasi, tim Rumah Kelola Sampah memperkenalkan berbagai metode pengelolaan limbah, mulai dari pemilahan sampah, pengelolaan bank sampah, hingga pengolahan limbah organik melalui metode kompos Takakura, ecoenzyme, pupuk organik cair, serta pengomposan aerob. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai sejarah dan potensi kawasan Danau Siombak sebagai destinasi edukasi lingkungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai penutup, peserta menikmati sajian kuliner lokal yang diolah oleh pelaku UMKM setempat, seperti jus buah nipah dan empek-empek. Produk tersebut merupakan hasil pemanfaatan sumber daya alam di sekitar kawasan Siombak, yang menunjukkan bahwa lingkungan yang terjaga dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara pelaku pariwisata dan komunitas lingkungan dapat terus ditingkatkan guna mendukung terciptanya ekosistem yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://rumahkelolasampah.id/po-content/uploads/202604/asppi-dpd-sumut-di-rumah-kelola-sampah.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Akselerasi Wisata Hijau: Rumah Kelola Sampah Bagikan Praktik Pengelolaan Sampah kepada ASPPI DPD Sumut]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Administrator]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[Kunjungan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kini Hadir di Medan : Rumah Kelola Sampah, Destinasi Edukasi Baru Belajar Mengolah Sampah dari Rumah]]></title>
                    <link>https://rumahkelolasampah.id/artikel-1-kini-hadir-di-medan-rumah-kelola-sampah-destinasi-edukasi-baru-belajar-mengolah-sampah-dari-rumah</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://rumahkelolasampah.id/artikel-1-kini-hadir-di-medan-rumah-kelola-sampah-destinasi-edukasi-baru-belajar-mengolah-sampah-dari-rumah</guid>
                    <pubDate>Tue, 24 Feb 2026 17:46:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Medan - Di tengah meningkatnya persoalan sampah perkotaan, sebuah ruang belajar lingkungan kini hadir di kawasan Taman Edukasi Siombak, Medan Marelan. Bukan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p>Medan - Di tengah meningkatnya persoalan sampah perkotaan, sebuah ruang belajar lingkungan kini hadir di kawasan Taman Edukasi Siombak, Medan Marelan. Bukan sekadar tempat kunjungan, Rumah Kelola Sampah (RKS) dirancang sebagai destinasi edukasi publik tempat masyarakat belajar langsung bagaimana sampah rumah tangga dapat dikelola secara mandiri sejak dari rumah.</p>
<p>Kunjungan perdana diikuti 50 siswa MTSS YP Mandiri Al Umm pada Kamis (12/02). Melalui pendekatan praktik langsung, para pelajar tidak hanya mendengar teori, tetapi menyentuh, memilah, dan mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Program ini mengusung pesan sederhana namun kuat : &ldquo;Kelola Sampah Hari Ini, Selamatkan Masa Depan.&rdquo;</p>
<p>Kegiatan dibuka oleh koordinator Rumah Kelola Sampah melalui M. Hasan Basri yang menekankan bahwa perubahan perilaku lingkungan harus dimulai sejak usia dini. Edukasi tidak cukup dengan imbauan, tetapi perlu pengalaman nyata agar kesadaran tumbuh menjadi kebiasaan.</p>
<p>Sebagai pusat pembelajaran terbuka, RKS menghadirkan 10 destinasi edukasi pengelolaan sampah mulai dari bank sampah, komposter takakura, komposter aerob, pupuk cair organik, hingga budidaya maggot BSF dan energi panel surya. Peserta dibagi dalam kelompok kecil dan diajak berkeliling setiap stasiun, memahami mekanisme serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Hadir pula praktisi penggiat lingkungan dari Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo, Heri Sugiono dan Retno Mulyo, yang memberikan pembelajaran interaktif dengan bahasa sederhana sehingga mudah dipahami siswa. Pendekatan ini membuat peserta menyadari bahwa sampah bukan sekadar sisa, melainkan sumber daya jika dikelola dengan benar.</p>
<p>Kepala Sekolah MTSS YP Mandiri Al Umm, Ashari, menilai keberadaan RKS membuka wawasan baru bagi siswa. Menurutnya, pembelajaran lingkungan tidak cukup di ruang kelas, melainkan harus dialami secara langsung agar menumbuhkan kepedulian nyata.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, Rumah Kelola Sampah menegaskan perannya sebagai pusat percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat ruang belajar yang tidak hanya ditujukan bagi sekolah, tetapi juga keluarga dan warga sekitar yang ingin memulai kebiasaan mengolah sampah dari rumah.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://rumahkelolasampah.id/po-content/uploads/202602/studi-mtss-al-umm.jpeg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Telah Hadir  Pusat Edukasi Terpadu pengelolaan sampah yang bisa dilakukan dari rumah - Rumah Kelola Sampah]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Administrator]]></dc:creator>
                    <category><![CDATA[Study Tour]]></category></item></channel></rss>