Belawan, 30 April 2026 – Rumah Kelola Sampah menyelenggarakan kegiatan edukasi lingkungan bertajuk “Sapa Sekolah” di SD Hang Tuah 1 Belawan pada Kamis (30/4). “Sapa Sekolah bisa” diartikan sebagai "sadari sampah", kata "sapa" konotasinya ramah dan bersahabat, terkesan mengajak dan bukan menghakimi. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran kepada siswa sekolah dasar tentang pentingnya memilah dan mengolah sampah sejak dini melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Sekolah SD Hang Tuah 1 Belawan, Pujiati, yang menyampaikan apresiasi atas hadirnya program edukasi lingkungan bagi para siswa SD Hang Tuah 1 Belawan. Dalam kesempatan yang sama, Vice President TJSL, Zulhendri, menekankan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini dikarenakan permasalahan sampah yang meningkat dari tahun ke tahun. Ia menekankan bahwa edukasi tidak bisa hanya sebatas imbauan, tetapi harus dipraktikkan langsung agar bisa menjadi kebiasaan sehari-hari.
Dalam kegiatan ini, siswa mendapatkan tiga materi utama yang disampaikan secara sederhana dan mudah dipahami, yaitu edukasi pilah pilih sampah, pembuatan eco-enzyme dari sampah organik, serta pengolahan dan daur ulang sampah anorganik. Materi disampaikan secara interaktif agar siswa dapat memahami bahwa sampah dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang bernilai.
Untuk memperkuat pemahaman, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif seperti ular tangga dan engklek bertema pengolahan sampah. Permainan ular tangga dan engklek dapat membantu meningkatkan motorik anak sambil belajar berhitung, serta menanamkan kepedulian dari alam bawah sadar anak-anak dengan visualisasi gambar. Melalui konsep belajar sambil bermain, siswa diajak memahami kebiasaan memilah sampah secara menyenangkan sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah diingat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Program Sapa Sekolah merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Rumah Kelola Sampah dalam memperluas edukasi pengelolaan sampah kepada generasi muda. Diharapkan kegiatan ini dapat membentuk kebiasaan positif sejak dini serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang lebih bersih, sehat, dan peduli terhadap keberlanjutan. Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Dan langkah itu bisa dimulai hari ini, "Kelola Sampah Hari Ini, Selamatkan Masa Depan."